Jurgen Klopp Jadi Kandidat Pelatih Bayern Munchen

Liverpool – Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, dikabarkan menjadi kandidat pelatih Bayern Munchen untuk musim 2018-2019. Manajer 50 tahun tersebut dinilai bakal mampu mengantarkan Bayern Munchen merengkuh banyak gelar.

Bayern Munchen dikabarkan sedang memburu pelatih anyar untuk mengarungi musim 2018-2019. Sebab, pelatih Bayern saat ini, Jupp Heynckes, hanya terikat kontrak hingga akhir musim.

Jajaran petinggi Bayern Munchen menganggap Klopp memiliki segudang pengalaman di Bundesliga dan Liga Champions. Selain itu, sang manajer memiliki catatan apik saat menukangi Borussia Dortmund. Ketika itu, Klopp mengantarkan Die Borussen memenangi dua trofi Bundesliga, Piala Liga Jerman, dan dua Piala Super Liga Jerman.

Menurut kabar yang beredar, Klopp mulai tak kerasan melatih Filippe Coutinho dkk. Manajer asal Jerman itu gerah dengan kritik yang ditujukan terkait jebloknya performa The Reds di Premier League.

Selain Klopp, Bayern Munchen dikabarkan juga mengincar Joachim Low dan Thomas Tuchel. Dari ketiga kandidat, Tuchel memiliki peluang yang lebih besar karena saat ini sedang menganggur. Sementara Joachim Low masih terikat kontrak dengan Timnas Jerman hingga 2020.

Jurgen Klopp resmi mengarsiteki Liverpool pada 8 Oktober 2015. Mantan penggawa FSV Mainz 05 tersebut diikat kontrak hingga akhir Juni 2022.

Tanpa Neymar, Barcelona Lebih Seimbang

Kehialangan Neymar ternyata tidak membuat Barcelona limbung. Kepindahan pemain asal Brasil itu ke PSG justru membuat tim asal Catalan tersebut tampil lebih baik lagi.

Gelandang El Barca, Ivan Rakitic menyebut, Barcelona bahkan lebih seimbang tanpa bintang Brasil itu. “Kami mengubah sistem kami. Saat bertahan dan menyerang kami lebih stabil sekarang,” ujar pemain asal Kroasia itu seperti dikutip Deportivo El Mundo.

“Tapi, tentu, masih banyak yang harus kami perbaiki,” bebernya.

Seperti diketahui, Neymar pergi meninggalkan Barcelona menuju Paris Saint Germain, awal musim lalu. Sebagai kompensasinya, Barcelona mendapat 222 juta euro (sekitar Rp 3,5 triliun) karena PSG berani membayar klausul pelepasan sang bintang.

Namun begitu, Rakitic, 29 tahun tak menampik, jika ada kesempatan, dia tentu akan senang jika Neymar kembali ke Barcelona.

“Jika saya bisa melakukan sulap, tentu saya akan membawa dia kembali ke sini,” ujar Rakitic, tersenyum. “Neymar adalah sosok pemain yang selalu Anda inginkan berada di tim Anda.”

Tak Mungkin Kembali

Namun begitu, Rakitic menyadari, nyaris tak mungkin membawa kembali Neymar. Pasalnya, sang pemain tampak mulai kerasan bermain di Ligue 1.

“Sekarang, dia bermain untuk klub, tentu tidak tepat kita terus berbicara tentang dia. Apalagi berharap dia kembali,” Rakitic menuturkan.

Di PSG, Neymar memang tampak mulai menikmati petualangan barunya di Liga Prancis.

Dari 11 pertandingan, Neymar telah mencetak sembilan gol. PSG pun dibawanya ke puncak klasemen Liga 1.

Stabil

Di sisi lain, Barcelona sendiri cukup stabil musim ini. Di La Liga, mereka masih menduduki puncak klasemen.

Dari 13 pertandingan, Barcelona telah mengoleksi 35 poin. Rakitic dan kawan-kawan mencetak 11 kemenangan dan hanya dua kali imbang.

Barcelona unggul delapan poin dari rival abadi mereka, Real Madrid, yang masih tertahan di posisi keempat.